Tugas Manajemen Proyek Sistem Informasi – Tugas 1

1) Apa itu Project. Operations dan Project Management ?

Project adalah sebuah aktivitas kerja sementara yang dilakukan untuk membuat produk atau jasa dengan waktu (awal sampai akhir) sudah ditentukan dengan jelas. Operations adalah serangkaian aktivitas untuk menciptakan nilai dalam bentuk barang dan jasa melalui transformasi input menjadi output.Project Management adalah metode perencanaan dan pengelolaan sumber daya yang bisa digunakan perusahaan untuk menyelesaikan sebuah proyek.

2) Sebutkan dan jelaskan karakteristik / attribut project !

  • Sebuah proyek memiliki tujuan yang unik.

Dalam setiap kegiatan proyek harus memiliki tujuan yang jelas serta harus menghasilkan suatu produk, layanan atau hasil yang unik. Sebagai contoh proyek pembuatan aplikasi smartphone kemudian menjualnya secara online. Dari proyek IT ini bisa dilihat bahwa proyek memiliki tujuan yaitu menciptakan sebuah aplikasi smartphone.

  • Sebuah proyek bersifat sementara.

Dalam sebuah proyek harus memiliki rentang waktu awal pekerjaan dan akhir pekerjaan yang jelas dan pasti. Artinya proyek dilakukan pada waktu yang bersifat sementara dan memiliki batasan waktu. Sementara untuk menopang keberhasilan suatu proyek dapat dibentuk suatu tim untuk dapat menyelesaikan proyek pekerjaan yang sudah ditetapkan dan kemudian memberikan suatu laporan dan presentasi eksekuti yang hasilnya dapat disampaikan secara periodik.

  • Sebuah proyek dikembangkan menggunakan elaborasi progresif.

Proyek sering didefinisikan secara luas ketika dimulai, dan seiring berjalannya waktu, detail spesifik proyek menjadi lebih jelas. Oleh karena itu, proyek harus dikembangkan secara bertahap. Tim proyek harus mengembangkan rencana awal dan kemudian memperbaruinya dengan lebih detail berdasarkan informasi baru. Misalnya, anggaplah bahwa beberapa orang mengajukan ide untuk proyek kolaborasi TI, tetapi mereka tidak secara jelas membahas bagaimana ide tersebut akan mendukung strategi bisnis untuk meningkatkan operasi. Tim proyek mungkin memutuskan untuk menyiapkan kuesioner untuk diisi orang-orang saat mereka mengirimkan ide untuk meningkatkan kualitas masukan.

  • Sebuah proyek membutuhkan sumber daya dan seringkali dari berbagai bidang.

Dalam proses pengerjaan proyek sangat membutuhkan berbagai sumber daya. Sumber daya tersebut termasuk orang, perangkat keras, perangkat lunak, dan lainnya. Sebagai contoh proyek yang dikerjakan oleh lintas departemen untuk mencapai tujuan unik, seringkali menggunakan kolaborasi antar bidang dengan tujuan untuk mengembangkan ide. Kadangkala perusahaan menyewa jasa konsultan dari luar untuk menggali ide ini dan memberikan masukkan. Dan pada akhirnya jika proyeknya sudah dipilih, kemungkinan juga dalam proyek ini membutuhkan sumber daya tambahan yang bisa dimasukkan kedalam tim.

  • Sebuah proyek harus memiliki pelanggan atau sponsor utama.

Ini hal yang paling mutlak agar proyek dapat dilakukan yakni dalam proyek harus ada yang berperan menjadi pelanggan atau sponsor utama. Untuk sponsor proyek biasanya memberikan arahan dan pendanaan untuk proyek tersebut.

  • Sebuah proyek melibatkan ketidakpastian.

Karena disebabkan setiap proyek itu adalah unik, maka terkadang sulit untuk menentukan tujuannya dengan jelas, contohnya seperti memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu proyek, atau bahkan dalam menentukan berapa biayanya. Hal ini juga disebabkan faktor eksternal yang memberikan ketidakpastian, seperti contohnya pemasok yang bangkrut atau ada anggota tim proyek yang membutuhkan waktu istirahat yang tidak direncanakan seperti sakit dan lain-lain. Disinilah peran project manager sangat penting untuk mengambil keputusan yang akan mempengaruhi jalannya proyek.

3) Berikan contoh studi kasus sederhana dalam kehidupan sehari-hari antara project dengan operations

contoh konstruksi gedung baru. Tentunya kita sudah tahu bahwa pekerjaan itu dilakukan oleh perusahaan konstruksi dan bisa saja perusahaan konstruksi membangun dua gedung baru di dua tempat berbeda dengan desain yang sama. Faktor lokasi yang berbeda, klien yang mungkin berbeda, faktor cuaca maupun lingkungan dan masyarakat yang berbeda akan membedakan jalannya pembangunan dua gedung tersebut. Tentunya hal tersebut masih disebut sebagai project

contoh dari pekerjaan yang bersifat operation, kita kembali lagi pada kasus konstruksi bangunan. Memang kita akui bahwa kegiatan mengontruksi gedung baru merupakan pekerjaan yang bersifat project. Akan tetapi, mari kita lihat dari sisi manajemen perusahaan konstruksi, bagaimana mereka bisa mengatur keuangan perusahaan yang memang rutin dilakukan di akhir bulan. Di bagian itulah, perusahaan konstruksi tersebut melakukan pekerjaan yang bersifat operating.

4) Jelaskan perbedaaan hubungan antara Project, Program dan Portofolio Management !

  • Proyek – Proyek merupakan usaha atau kerja yang bersifat sementara dan tidak rutin dimana macam kegiatan dan intensitas yang berubah sepanjang siklus hidupnya yang dilakukan untuk membuat produk (deliverables), jasa, pengembangan produk, atau lainnya yang dibatasi oleh biaya, mutu, dan waktu.
  • Program – Program terdiri atas proyek, subprogram, dan aktifitas program terkait yang dikelola dalam suatu cara yang telah dikoordinasi untuk memberikan manfaat atau untuk tujuan tertentu. Suatu proyek dapat merupakan bagian atau tidak atas suatu program tapi suatu program akan selalu memiliki proyek.
  • Portofolio – Portofolio terdiri atas proyek, program, subportofolio, dan dikelola sebagai suatu kelompok untuk mencapai sasaran strategis. Suatu portofolio dapat terdiri atas beberapa program.

5) Mengapa pentingnya belajar Project Management ?

Project Management sangatlah bergunan Berikut adalah dua manfaatnya. Pertama dapat mendukung pencapaian proyek dan tujuan organisasi, yang kedua adalah dapat memberikan jaminan yang lebih besar kepada stakeholder bahwa sumber daya akan dikelola secara efektif.

6) Berikan 3 contoh Project Management di Bidang IT/IS !

Contoh proyek sistem informasi diantaranya:

  • Proyek sistem informasi untuk mendukung pelaksanaan pemilu
  • Proyek penjualan elektronik (E-Commerce)
  • Sebuah kampus meningkatkan infrastruktur teknologinya untuk menyediakan akses internet wireless

7) Jelaskan kapan project dikatakan berhasil & gagal !

Keberhasilan proyek adalah topik yang sudah lama dibahas dalam bidang manajemen proyek. Studi yang telah dilakukan oleh pakar ilmu manajemen proyek tentang keberhasilan proyek mengungkapkan bahwa biayawaktu dan kualitas adalah tiga ukuran dasar dan paling penting sebagai indikator kinerja dalam sebuah proyek.

Proyek gagal karena salah perhitungan dalam merancang dan salah langkah dalam eksekusi. Berikut alasan kenapa projek bisa dikatakan gagal:

  1. Perencanaan yang Buruk
  2. Ruang Lingkup
  3. Komunikasi buruk/tidak ada transparansi

8) Apa saja yang menjadi Triple Constraint dalam Project Managemen ! Berikan contoh studi kasusnya !

Triple Constraints adalah teori yang mengacu pada 3 batasan utama dalam manajemen proyek yaitu scope (ruang lingkup), schedule/time (jangka waktu), dan cost/budget (biaya). Teori Triple Constraints ini juga dikenal dengan beberapa istilah lain seperti Project Management Triangle, Iron Triangle, Project Triangle, atau Triple Constraint Triangle.

Secara garis besar teori ini menjelaskan kepada kita bahwa kualitas setiap proyek yang sedang dikembangkan, atau sudah dikembangkan sebelumnya dibatasi oleh 3 aspek utama dalam Triple Constraints tersebut. Dengan kata lain, keberhasilan atau kegagalan proyek bergantung pada scope, time, dan cost/budget yang ditentukan oleh stakeholders serta manajer proyek.

9) Jelaskan peran dari Project Manager serta skill yang harus dimilikinya !

project manager sebagai orang yang mengatur dan mengorganisasi orang lain untuk dapat mencapai tujuan. Lebih mudahnya project manager ini sudah memiliki rencana target dengan anggran yang sudah ditargetkan juga.

Project manager selain memahami proyek yang dilakukan juga harus memiliki berbagai kemampuan lainnya. Diantaranya yaitu 

  • Bersedia mendengarkan dan membaur
  • Mampu untuk memahami kebutuhan
  • Menjadi Tim player yang efektif

10) Gambarkan dan jelaskan tentang Three Sphere Model for Systems Management !

Three-Sphere System Management

Di dalam manajemen sistem perlu diperhatikan lingkup manajemen, dimana manajemen sistem memiliki 3 lingkup yaitu:

A. Bisnis (Business)

Adalah segala aspek bisnis yang terlibat dan harus menjadi concern dari pihak manajemen proyek. Tidak bisa disangkal bahwa di dalam semua proyek dan perusahaan aspek bisnis menjadi alasan utama dikembangkannya segala jenis usaha. Intinya adalah mendapatkan manfaat atau keuntungan atas usaha dan biaya yang telah dikeluarkan. Fokus utamanya adalah benefit dan cost.

B. Organisasi (Organization)

Aspek organisasi sangat perlu diperhatikan, terkait dengan sumber daya manusia yang dimiliki dan diperlukan untuk menjalankan proyek, dalam hal ini siapa saja yang akan menjalankan dan mengelolah proyek ini hingga mencapai tujuan.

C. Teknologi (Technology)

Penggunaan teknologi saat ini dan yang akan digunakan di masa datang sangat mempengaruhi fungsi manajemen sistem. Sehingga spesifikasi dan model teknologi yang akan digunakan perlu diperhatikan baik-baik. Kemungkinan yang dapat dipilih adalah mengganti dengan teknologi baru, atau tetap dengan teknologi lama, karena dikhawatirkan perubahan teknologi akan menghancurkan proses bisnis yang sudah running well

11) Jelaskan 4 Frames & 3 Struktur Organisasi !

Dalam Kerangka Empat Pendekatan, Bolman dan Deal (1991) menunjukkan bahwa para pemimpin menunjukkan perilaku kepemimpinan dalam salah satu dari empat jenis kerangka: Struktural, Sumber Daya Manusia, Politik, atau simbolik.  Model ini menunjukkan bahwa pemimpin dapat dimasukkan ke dalam salah satu dari empat kategori dan ada kalanya satu pendekatan yang tepat dan saat-saat itu tidak akan. Artinya, gaya apapun bisa efektif atau tidak efektif, tergantung pada situasi.

Kerangka Struktural

Dalam situasi kepemimpinan yang efektif, pemimpin adalah seorang arsitek sosial yang gaya kepemimpinan adalah analisis dan desain. Sementara dalam situasi kepemimpinan yang tidak efektif, pemimpin adalah seorang tiran kecil yang gaya kepemimpinan adalah rincian. Pemimpin struktural fokus pada struktur, strategi, lingkungan, implementasi, eksperimen, dan adaptasi.

Kerangka Sumber Daya Manusia

Dalam situasi kepemimpinan yang efektif, pemimpin adalah katalisator dan hamba yang gaya kepemimpinan adalah dukungan, advokasi, dan pemberdayaan. sementara dalam situasi kepemimpinan yang tidak efektif, pemimpin adalah pushover, gaya kepemimpinan nya adalah pelepasan dan penipuan.

Kerangka Politik

Dalam situasi kepemimpinan yang efektif, pemimpin adalah seorang advokat, yang gaya kepemimpinan koalisi dan bangunan. Sementara dalam situasi kepemimpinan yang tidak efektif, pemimpin adalah pengedar, yang gaya kepemimpinan adalah manipulasi.

Simbolis Kerangka

Dalam situasi kepemimpinan yang efektif, pemimpin adalah seorang nabi, yang gaya kepemimpinan adalah inspirasi. Sementara dalam situasi kepemimpinan yang tidak efektif, pemimpin adalah seorang fanatik atau bodoh, yang gaya kepemimpinan adalah asap dan cermin.

Berikut adalah beberapa jenis struktur organisasi yang sering digunakan oleh perusahaan.

1. Struktur Fungsional

Struktur Organisasi Fungsional merupakan struktur organisasi yang paling umum digunakan sebuah organisasi atau perusahaan. Dalam struktur organisasi fungsional, pembagian kerja dilakukan berdasarkan fungsi manajemennya seperti Keuangan, Produksi, Pemasaran dan Sumber daya Manusia

2. Struktur Divisional

Struktur Organisasi Divisional adalah Struktur Organisasi yang dikelompokkan berdasarkan kesamaan produk, layanan, pasar dan letak geografis. Jenis struktur organisasi ini,biasanya diterapkan di perusahaan yang berskala menengah ke atas,hal ini dikarenakan biaya operasional akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan bentuk Organisasi Fungsional.

3. Struktur Matriks

Struktur Organisasi Matriks merupakan gabungan dari struktur organisasi fungsional dan struktur organisasi divisional. Penggabungan 2 struktur organisasi ini bertujuan untuk menutupi kekurangan-kekurangan yang terdapat pada kedua bentuk struktur organisasi tersebut.

12) Sebutkan dan jelaskan 10 Culture dalam organisasi !

1. Mondy Dan Noe (1996)

Pengertian budaya organisasi menurut Mondy dan Noe adalah system dari shared values, keyakinan dan kebiasaan-kebiasaan dalam suatu organisasi yang saling berinteraksi dengan struktur formalnya untuk menciptakan norma-norma perilaku.

2. Hodge, Anthony Dan Gales (1996)

Pengertian budaya organisasi menurut Hodge, Anthony dan Gales adalah konstruksi dari dua tingkat karakteristik, yaitu karakteristik organisasi yang kelihatan (observable) dan yang tidak kelihatan (unoservable)

3. Lathans (1998)

Pengertian budaya organisasi menurut Lathans adalah norma-norma dan nilai-nilai yang mengarahkan perilaku anggota organisasi. Setiap anggota organisasi akan berperilaku sesuai dengan budaya yang berlaku agar diterima oleh lingkungannya.

4. Schein

Pengertian budaya organisasi menurut Schein adalah suatu pola dari asumsi-asumsi dasatr yang ditemukan, diciptakan atau dikembangkan oleh suatu kelompok tertentu, dengan maksud agar organisasi belajar mengatasi dan menanggulangi masalah-masalah yang timbul akibat adaptasi eksternal dan integrasi internal yang sudah berjalan dengan cukup baik, sehingga perlu diajarkan kepada anggota-anggota baru sebagai cara yang benar untuk memahami, memikirkan dan merasakan berkenaan dengan masalah-masalah tersebut.

5. Larissa A. Grunig

Pengertian budaya organisasi menurut Larissa A.Grunig adalah totalitas nilai, simbol, makna, asumsi dan harapan yang mampu mengorganisasikan suatu kelompok yang bekerja secara bersama-sama.

6. Sarpin (1995)

Pengertian budaya organisasi menurut Sarpin adalah suatu sistem nilai, kepercayaan dan keiasaan dalam suatu organisasi yang saling berinteraksi dengan struktur system formalnya untuk menghasilkan norma-norma perilaku organisasi.

7. Robbins

Pengertian budaya organisasi menurut Robbins adalah suatu sistem makna bersama yang dianut oleh anggota-anggota yang membedakan organisasi tersebut dengan yang lain.

8. Gareth R. Jones

Pengertian budaya organisasi menurut Gareth R. Jones adalah suatu persepsi bersama yang dianut oleh anggota-anggota organisasi, suatu sistem dari makna bersama.

9. Walter R. Freytag

Pengertian budaya organisasi menurut Walter R.Freytag adalah asumsi-asumsi dan nilai-nilai yang disadari atau tidak disadari yang mampu mengikat kepaduan suatu organisasi. Asumsi dan nilai tersebut menentukan pole perilaku para anggota didalam organisasi.

10. Susanto

Pengertian budaya organisasi menurut Susanto adalah nilai-nilai yang menjadi pedomansumber daya manusia untuk menghadapi permasalah eksternal dan usaha penyesuaian integrasi ke dalam perusahaan sehingga masing-masing anggota organisasi harus memahami nilai-nilai yang ada dan sebagaimana mereka harus bertingkah laku atau berperilaku.

13) Sebutkan dan jelaskan Model Life Cycle yang ada pada Product Life Cycle dan Predective Life Cycle !

siklus hidup produk adalah tahapan-tahapan atau proses perjalanan dari suatu produk. Mulai dari seorang produsen mengenalkan dan memasarkan produknya hingga pada akhirnya tergantikan dengan produk lain yang lebih canggih dan terbaru. Diperlukan strategi yang tepat agar sebuah produk panjang umur dan eksis di masyarakat.

Atau bisa juga diartikan sebagai sebuah siklus yang dimiliki sebuah produk dengan tahapan-tahapan tertentu pada perjalanannya. Mulai dari soft launching, grand launching, tersebar luas di pasar hingga mengalami penurunan karena adanya persaingan dengan produk lain yang sejenis.

Jika diartikan secara terpisah, produk atau produk berarti barang atau jasa yang kita jual. Life memiliki arti hidup/kehidupan dan cycle adalah siklus/putaran. Jadi secara gampangnya siklus hidup suatu produk.

14) Gambarkan dan jelaskan tentang Phases of the traditional project life cycle !

waterfa

Waterfall adalah pendekatan SDLC paling awal yang digunakan untuk pengembangan perangkat lunak. Hal ini juga disebut sebagai model SDLC linear-sekuensial. Hal ini sangat sederhana untuk memahami dan menggunakanya dalam mengimplementasikan sebuah sistem.
Dalam Model Waterfall, setiap tahap harus berurutan, dan tidak dapat meloncat ketahap berikutnya, harus menyelesaikan tahap pertama baru lanjut ke tahap ke dua dst.

15) Jelaskan tentang Context dari IT/IS Project beserta Recent Trends Affecting dari IT Project Management !

4 Phases of the Project Management Lifecycle

Berdasarkan PMBOK Guide (Project Management Body of Knowledge) yang dikembangkan oleh Project Management Institute (PMI), siklus atau tahapan manajemen proyek meliputi lima tahap fase yang berbeda yaitu  initiation, planning, execution, monitoring, dan project closure. Manajer proyek kemudian akan menggunakan metodologi manajemen proyek untuk mengelola lima tahap ini untuk mencapai hasil yang maksimal. Berikut kelima tahapan manajemen proyek tersebut. 

1. Project Initiation

Tahapan manajemen proyek yang pertama adalah fase initiation yaitu ketika Anda harus membuktikan bahwa proyek tersebut memiliki value dan layak untuk dijalankan.

2. Project Planning

Setelah proyek disetujui untuk dijalankan maka tahapan manajemen proyek yang kedua adalah project planning atau perencanaan. Fase ini dapat dikatakan sebagai kunci keberhasilan manajemen proyek dan memiliki fokus pada pengembangan roadmap untuk diikuti semua anggota tim.

3. Project Execution

Tahapan manajemen proyek yang selanjutnya adalah project execution dimana produk yang dikelola dalam proyek akan dikembangkan dan diselesaikan. Selama tahap ini, manajer proyek akan mengalokasikan kembali sumber daya yang dibutuhkan agar tim tetap bekerja.

4. Project Closure

Tahapan manajemen proyek yang terakhir adalah project closure atau penutupan proyek. Di tahap ini, hasil akhir akan disajikan kepada klien atau para pemangku kepentingan. Setelah produk atau hasil akhir disetujui, maka produk akan dirilis dan manajer proyek akan meninjau dan menyelesaikan dokumen-dokumen yang diperlukan.

Trend yang mempengaruhi project management pada tahun ini:

1. Banyak Beralih Ke Sistem Digital dan Remote Teams

Sejak pandemi Covid-19 yang melanda global sejak awal 2020 lalu, cara perusahaan dalam mengelola proyek pun kian berubah, atau lebih tepatnya mungkin terpaksa berubah. Sebagai upaya dalam melindungi para karyawan dan menghindari virus dari pandemi ini, perusahaan pun kini mulai menerapkan sistem remote dan beralih ke platform digital untuk mengelola pekerjaannya. Tren ini bahkan diperkirakan akan terus meningkat bahkan jika pandemi telah mereda.

Hal ini tentunya menajdi tantangan baru bagi orang- orang yang pekerjaannya sebagian besar dilakukan di lapangan. Project manager pun dituntut untuk menemukan cara agar gesekan atau ketidakesienan yang muncul dapat diminimalisir. Di mana, salah satu kuncinya adalah dengan menerapkan komunikasi yang terbuka di dalam tim.

2. Pengaruh Articial Intelligence and Data Analytics

Ketika membicarakan tentang teknologi Articial Intelligence (AI), maka hal ini bisa menimbulkan dua cara pandang yang berbeda terhadap pengaruhnya pada profesi dan pekerjaan manusia. Peluang diimplikasikannya AI pada manajemen proyek di berbagai industri pun nampaknya tidak dapat dielakkan.

Meskin masih sulit memprediksinya secara menyeluruh, salah satu dampak yang dapat diprediksi adalah adanya otomatisasi tugas-tugas administrasi yang saat ini masih menjadi tanggung jawab project manager. Di mana, hal ini mencakup penjadwalan, anggaran proyek, alokasi sumber daya, dan lain sebagainya. Selain itu, teknologi AI ini juga dapat membantu pekerjaan project manager yang kompleks seperti visualisasi data dan saran pengambilan keputusan atas informasi yang yang ditangkap.

3. Munculnya Pendekatan Hybrid Project Management

Seiring dengan perkembangan zaman, kita tentu harus menyadari bahwa tidak semua proyek memiliki treatment yang sama dan dikelola dengan satu metodologi tertentu saja. Karena hal itulah, muncul istilah hybrid project management. Kemunculan ini kemudian juga ikut meningkatkan jumlah project manager dan scrum master yang menggabungkan lebih dari satu metodologi dalam mengelola proyek mereka.

16) Sebutkan dan jelaskan secara singkat tentang 10 Knowledge Area pada Project Management !

Sepuluh area pengetahuan dijelaskan dalam buku PMBOK adalah :

  • Manajemen Intergrasi Proyek : Termasuk proses dan kegiatan untuk mengidentifikasikan menentukan, mengabungkan, menyatukan dan menkoordinasikan berbagai proses dan kegiatan manajemen proyek dalam kelompok proses manajemen proyek.
  • Manajemen Lingkup Proyek : Termasuk proses yang diperlukan untuk memastikan proyek tersebut mencangkup semua pekerjaan yang diperlukan, dan hanya pekerjaan yang diperlukan untuk kesuksesan penyelesaian proyek
  • Manajemen Jadwal Proyek : Termasuk proses yang diperlukan untuk mengelola penyelesaian proyek tepat waktu.
  • Manajemen Biaya Proyek : Termasuk proses yang terlibat dalam perencanaan, estimasi, anggaran, pembiayaan, pendanaan, pengelolaan, dan pengendalian biaya sehingga proyek dapat diselesaikan dalam anggaran yang disetujui.
  • Manajemen Mutu Proyek : Termasuk proses untuk mengabungkan kebijakan mutu organisasi tentang perencanaan, pengelolaan dan pengendalian proyek dan persyaraatan mutu produk, dalam rangka memenuhi harapan pemangku kepentingan.
  • Manajemen Sumber Daya Proyek :  Termasuk proses untuk mengidentidfikasikan, memperoleh, dan mengelola sumber daya yang dibutuhkan untuk kesuksesaan penyelesaian proyek.
  • Manajemen Komunikasi Proyek : Termasuk proses yang diperlukan untuk memastikan perencanaan yang tepat waktu, koleksi, pembuatan, distribusi, penyimpanaan pencarian, manajemen, pengendalian, pemantauan, dan disposisi akhir dari informasi proyek.
  • Manajemen Risiko Proyek : Termasuk proses melakukan perencanaan manajemen risiko identifikasi, Analisis, Perencanaan Respons Risiko, dan Pemantauan Risiko pada sebuah proyek.
  • Manajemen Pengadaan Proyek : Mencakup proses- proses yang diperlukan untuk membeli atau memperoleh produk, jasa atau hasil yang dibutuhkan dari luar tim proyek.
  • Manajemen Pemangku Kepentingan Proyek : Termasuk proses yang diperlukan untuk mengidentifikasikan orang – orang, kelompok, atau organisasi yang dapat memengaruhi atau di pengaruhi oleh proyek, untuk mengenalisis harapan pemangku kepentingan dan dampaknya terhadap proyek, dan untuk menyusun strategi manajemen yang tepat untuk secara efektif melibatkan para pemangku kepentingan dalam keputusan dan pelaksanaan proyek.

17) Sebutkan dan jelaskan kelompok kelompok proses dari Project Management

Sebuah Kelompok Proses Manajemen Proyek adalah pengelompokan logis dari proses manajemen Proyek untuk mencapai sasaran proyek tertentu. Kelompok Proses independen  dari fase proyek. Proses – Proses manajemen proyek dikelompokkan ke dalam lima kelompok proses manajemen proyek berikut : 

  • Kelompok Proses Inisiasi : Proses-proses tersebut dilakukan untuk menentukan sebuah proyek baru atau fase baru proyek yang sudah ada dengan memperoleh otorisasi untuk memulai proyek atau fasenya.
  • Kelompok Proses Perencanaan : Proses-proses yang dibutuhkan untuk membuat lingkup proyek, menyempurnakan sasaran, dan menentukan tindakan yang diperlukan untuk mencapai sasaran-sasaran proyek.
  • Kelompok Proses Pelaksanaan : Proses-proses yang dilakukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang ditetapkan dalam rencana manajemen proyek untuk memenuhi kebutuhan proyek.
  • Kelompok Proses Pemantauan dan Pengendalian : Proses-proses yang diperlukan untuk melacak, memantau, dan mengatur kemajuan dan kinerja proyek; mengidentifikasikan area-area yang mana perubahan rencana yang diperlukan dan memulai perubahan yang sesuai.
  • Kelompok Proses Penutupan : Proses-proses tersebut dilakukan untuk secara resmi menyelesaikan atau menutup proyek, fasenya atau kontrak.

18) Gambarkan pemetaan masing-masing kelompok proses terhadap 10 knowledge area

Berikut pemetaan 10 knowledge area:

REFERENSI

  1. https://divedigital.id/apa-itu-project/
  2. https://blog.pluang.com/cerdascuan/operations-management-adalah/
  3. https://glints.com/id/lowongan/project-management/
  4. https://baniakoy.com/definisi-proyek-dan-atribut-utamanya/
  5. https://magnaqm.com/blog/2015/02/20/project-vs-operation/
  6. https://manajemenproyekindonesia.com/?p=5064
  7. https://ipqi.org/mengapa-project-management-begitu-penting/
  8. https://www.coldeja.com/2020/03/manajemen-proyek-sistem-informasi.html#toc11
  9. https://projectnowadays.com/3-parameter-kunci-sebuah-proyek-dikatakan-sukses/
  10. http://crm-indonesia.com/5-alasan-mengapa-suatu-proyek-gagal/
  11. https://www.logique.co.id/blog/2021/02/11/teori-triple-constraints-manajemen-proyek/
  12. https://finata.id/peran-project-manager/
  13. https://ekosiyam.blogspot.com/2012/03/manajemen-proyek-dilihat-dari.html
  14. http://oursolving.blogspot.com/2011/09/3_4107.html
  15. https://www.seputarpengetahuan.co.id/2017/07/10-pengertian-budaya-organisasi-menurut-para-ahli-fungsi-ciri-tipe-unsur-teori-dan-contoh-budaya-organisasi.html
  16. https://qwords.com/blog/apa-itu-product-life-cycle/
  17. https://sanitadazira.wordpress.com/2018/11/10/model-model-sdlc-system-development-life-cycle/
  18. https://www.lucidchart.com/blog/the-4-phases-of-the-project-management-life-cycle
  19. https://www.logique.co.id/blog/2021/04/28/tahapan-manajemen-proyek/
  20. https://tomps.id/sudah-bersiap-berikut-6-project-management-trend-2021/
  21. http://dolaynata.com/berita/detail/10-area-pengetahuan-manajemen-proyek

Diterbitkan oleh achtrihamsyah

suka bermain basket

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: